Sah! Biden Teken RUU Infrastruktur Senilai Rp14.000 Triliun Jadi Undang-undang

Selasa, 16 November 2021 - 12:43 WIB
loading...
Sah! Biden Teken RUU...
Presiden AS Joe Biden menandatangani RUU Infrastruktur senilai USD1 triliun dalam sebuah upacara di Gedung Putih, Senin (15/11/2021). Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden resmi menandatangani Rancangan Undang-undang (RUU) Infrastruktur senilai USD1 triliun atau sekira Rp14.000 triliun (kurs Rp14.000/USD) dalam sebuah upacara di Gedung Putih, Senin (15/11/2021).

Langkah ini dirancang untuk menciptakan lapangan kerja di seluruh Amerika dengan menyebar miliaran dolar kepada pemerintah negara bagian dan lokal untuk memperbaiki infrastruktur dan dengan memperluas akses internet broadband ke jutaan orang di Negeri Paman Sam.

Baca Juga: Ini Plus Minus RUU Infrastruktur AS Bagi Ekonomi Indonesia

Upacara penandatanganan undang-undang, yang diadakan dalam cuaca dingin di Halaman Selatan Gedung Putih, terbilang sebuah momen langka ketika anggota kedua partai bersedia berdiri bersama dan merayakan pencapaian bipartisan. Biden mengatakan pengesahan RUU itu menunjukkan bahwa meskipun sulit, Partai Demokrat dan Republik dapat bersatu dan memberikan hasil. Dia menyebut RUU itu sebagai cetak biru kerah biru untuk membangun kembali Amerika.

"Terlalu sering di Washington, alasan kami tidak menyelesaikan sesuatu adalah karena kami bersikeras untuk mendapatkan semua yang kami inginkan. Dengan undang-undang ini, kami fokus untuk menyelesaikan sesuatu," kata Biden seperti dilansir Reuters, Selasa (16/11/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Berita Terkini
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved