Menangkap Sinyal Perpanjangan PPnBM di GIIAS 2021, Begini Kata Gaikindo
Sabtu, 20 November 2021 - 11:33 WIB
loading...
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) merespons, sinyal perpanjangan pemberian insentif fiskal berupa penurunan tarif PPnBM DTP di tahun 2022. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( GAIKINDO ) merespons, sinyal perpanjangan pemberian insentif fiskal berupa penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah ( PPnBM DTP) di tahun 2022.
Ketua Gaikindo, Yohannes Nanggoi mengapresiasi, kebijakan relaksasi PPnBM yang ditanggung Pemerintah yang menurutnya memberikan dampak besar bagi industri otomotif di tahun 2021.
“Sudah pasti kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas yang namanya relaksasi pajak dalam hal ini adalah PPnBM DTP yang ditanggung oleh pemerintah ini hasilnya sudah sangat nampak lumayan di tahun ini,” kata Ketua Gaikindo Yohannes Nangoi kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (20/11/2021).
Tercatat dari bulan Maret hingga Oktober 2021 dibanding tahun lalu mengalami kenaikan yang signifikan sebanyak 68%. Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal Diskon PPnBM Bisa Dilanjut Tahun Depan
“Kalau kita lihat kenapa hanya bisa 68 persen karena tidak setiap kendaraan bisa mendapatkan insentif DTP, dimana untuk diskon PPnBM diperuntukan untuk kendaraan yang dibuat di Indonesia yang dibuat local purchasenya (kandungan lokal) di atas 60 persen,” paparnya.
Dengan demikian, masih terdapat sejumlah kendaraan yang tidak mendapatkan insentif. Namun jika dilihat untuk kendaraan import juga ikut bergairah dan penjualannya meningkat.
“Jadi kepercayaan ekonomi terhadap situasi di dunia bisnis Indonesia sudah semakin pulih. Harapannya ke depan kami tidak bisa terus memuluk-muluk kepada pemerintah untuk mendapatkan insentif perpanjangan PPnBM,” ujarnya.
Ketua Gaikindo, Yohannes Nanggoi mengapresiasi, kebijakan relaksasi PPnBM yang ditanggung Pemerintah yang menurutnya memberikan dampak besar bagi industri otomotif di tahun 2021.
“Sudah pasti kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas yang namanya relaksasi pajak dalam hal ini adalah PPnBM DTP yang ditanggung oleh pemerintah ini hasilnya sudah sangat nampak lumayan di tahun ini,” kata Ketua Gaikindo Yohannes Nangoi kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (20/11/2021).
Tercatat dari bulan Maret hingga Oktober 2021 dibanding tahun lalu mengalami kenaikan yang signifikan sebanyak 68%. Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal Diskon PPnBM Bisa Dilanjut Tahun Depan
“Kalau kita lihat kenapa hanya bisa 68 persen karena tidak setiap kendaraan bisa mendapatkan insentif DTP, dimana untuk diskon PPnBM diperuntukan untuk kendaraan yang dibuat di Indonesia yang dibuat local purchasenya (kandungan lokal) di atas 60 persen,” paparnya.
Dengan demikian, masih terdapat sejumlah kendaraan yang tidak mendapatkan insentif. Namun jika dilihat untuk kendaraan import juga ikut bergairah dan penjualannya meningkat.
“Jadi kepercayaan ekonomi terhadap situasi di dunia bisnis Indonesia sudah semakin pulih. Harapannya ke depan kami tidak bisa terus memuluk-muluk kepada pemerintah untuk mendapatkan insentif perpanjangan PPnBM,” ujarnya.
Lihat Juga :