Bersaing tapi Selalu Dekat, Ini 4 Fakta Unik Indomaret dan Alfamart serta Kekayaan Pemiliknya

Senin, 22 November 2021 - 14:01 WIB
loading...
Bersaing tapi Selalu...
Lokasi toko Indomaret dan Alfamart acapkali berdekatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Gerai minimarket Indomaret dan Alfamart dalam beberapa tahun terakhir kian ekspansif menyapa konsumen hingga ke pedesaaan melalui konsep bisnis waralaba.

Menariknya lagi, meskipun bisnisnya sama yaitu ritel modern dan produk yang dijual juga serupa, lokasi toko Indomaret dan Alfamart acapkali berdekatan bahkan tak jarang bersebelahan ataupun berhadapan.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Toko Indomaret dan Alfamart Saling Berdekatan

Berikut fakta-fakta menarik Indomaret dan Alfamart yang dirangkum MNC Portal Indonesia (MPI) dari berbagai sumber, Senin (22/11/2021).

1. Selalu Berdekatan Demi Membentuk Pasar

Kendati bersaing di lokasi yang berdekatan, baik Alfamart maupun Indomaret ternyata melahirkan permintaan/demand pasar yang cukup signifikan. Pakar Pemasaran dan Managing Partner Inventure Yuswohady mengatakan, lokasi itu penting dan kritikal bagi kedua ritel modern itu. "Nah, untuk bisa menemukan tempat yang sudah terjadi/terbentuk demand, maka itu bukanlah sesuatu yang mudah,” ungkapnya.

Strategi berdekatan, menurut Yuswohady, bertujuan untuk membangun pasar yang luas mengingat perilaku konsumen yang dinamis dalam industri ritel. Dia melihat, persaingan keduanya yang berdekatan di suatu lokasi bakal menguatkan pasar itu sendiri, sejalan dengan terbentuknya kompetisi bisnis yang sehat. Terlebih, sebagai sesama bisnis ritel, Indomaret dan Alfamart menjual barang yang hampir sama.

Yuswohady mengatakan, monopoli hanya akan mematikan demand di pasar keduanya. “Jadi, persaingan itu justru membentuk dan meningkatkan permintaan, menguatkan pasar. Kalau dia main sendiri, pasarnya itu gak besar-besar. Market akan besar jika dinamis, bagusnya persaingan itu membawa konsumen untuk beli, kalau monopoli justru mematikan demand,” tuturnya.

2. Umur Hanya Beda Setahun

Indomaret berdiri pada 1988, dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, bagian dari usaha Salim Grup. Sedangkan Alfamart berdiri pada 1989, dikelola oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk didirikan oleh Djoko Susanto. Keduanya adalah konglomerat terkenal di Tanah Air.

Baca juga: PPN Sewa Toko Ritel Ditanggung Pemerintah, Segini Besarannya

3. Kekayaan Pemilik Indomaret

Dalam data Forbes 2020, harta Anthony Salim mencapai USD5,9 miliar atau setara Rp83,7 triliun. Pentolan grup Salim ini menduduki peringkat keempat daftar orang terkaya di Indonesia pada tahun 2020. Meski mempunyai kekayaan Rp83,7 triliun, Salim tidak masuk daftar orang terkaya versi Forbes 2021.

Anthony Salim merupakan seorang pendiri PT Indomarco Prismatama (Indomaret Group) sejak tahun 1998. Terhitung, kini terdapat 28 kantor cabang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Bahkan gerainya pun sudah ada sebanyak 16.336 yang tersebar di berbagai daerah di Tanah Air.

Baca juga: Fakta-Fakta Menarik Sumber Kekayaan Tommy Soeharto dan Bambang Trihatmodjo

4. Kekayaan Pemilik Alfamart

Menurut data Forbes real time billionaires, kekayaaan Djoko Susanto mencapai USD1,9 miliar atau Rp26,9 triliun. Djoko Susanto adalah pendiri Alfamart yang memiliki lebih dari 16.000 toko di seluruh Indonesia.

Djoko Susanto merupakan seorang pemilik grup Alfamart, bisnis ritel dengan konsep minimart. Djoko Susanto kemudian mengembangkan bisnis ritel Alfa Supermarket yang saat ini di bawah pengelolaan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.

Divisi propertinya, Alfaland mengoperasikan Omega Hotel Management (OHM) di seluruh Indonesia. Djoko merupakan anak keenam dari 10 bersaudara, Djoko mulai mengelola warung makan sederhana milik orang tuanya di sebuah pasar tradisional di Jakarta pada usia 17 tahun.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Indonesia Franchise...
Indonesia Franchise Week Dorong Pertumbuhan Bisnis Waralaba Indonesia
Tiket DAMRI Kini Bisa...
Tiket DAMRI Kini Bisa Didapatkan di Indomaret, Hadir dengan Promo Spesial
Kolaborasi Menciptakan...
Kolaborasi Menciptakan Toko Ritel Lebih dari Sekadar Tempat Belanja
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Rekomendasi
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved