Erick Thohir Minta Toilet SPBU Gratis, Begini Kisah Penjaga Pintu
Rabu, 24 November 2021 - 09:56 WIB
loading...
Penjaga Toilet di SPBU ramai menjadi sorotan usai unggahan Menteri BUMN Erick Thohir menyentil direksi Pertamina gara-gara toilet SPBU harus berbayar. Begini cerita penjaga toilet di SPBU. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Penjaga toilet di SPBU ramai menjadi sorotan usai unggahan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi salah satu toilet di SPBU yang berbayar.
Hal tersebut lantas membuat beberapa SPBU yang berada di Jakarta memasang tulisan "Toilet Gratis" untuk para pengunjung, meski demikian masih terdapat kotak untuk memasukan uang ke dalam toilet.
Baca Juga: Gede Banget, Omzet Toilet SPBU Pertamina Bisa Buat Bayar Pajak Pom Bensin
Salah satu penjaga toilet SPBU di Jalan Raya Pondok Gede Jakarta Timur, (Agus) yang juga ditemui MNC Portal menilai toilet SPBU menurutnya penting untuk ditunggui, meskipun tidak mematok harga untuk pengunjung.
"Kalau toilet itu harus standby bang, sekarang gini, toilet ditinggalin setengah jam saja, itu sudah kotor bekas tanah, karena orang masuk sini kan kadang ada yang sepatutnya kotor atau segala macem," ujar Agus kepada MNC Portal.
Agus menilai alangkah bagusnya jika toilet itu ada yang menjaga, selain untuk memberikan perawatan toilet SPBU, juga terkadang menjadi pengaman untuk barang-barang pengunjung yang tertinggal.
"Kadang orang ada yang ketinggalan, saya yang nemuin, terus orangnya balik lagi, terus saya kasih. Kadang-kadang handphone, kadang juga saya masukan ke kantor kalau menemukan barang," tambah Agus.
Hal tersebut lantas membuat beberapa SPBU yang berada di Jakarta memasang tulisan "Toilet Gratis" untuk para pengunjung, meski demikian masih terdapat kotak untuk memasukan uang ke dalam toilet.
Baca Juga: Gede Banget, Omzet Toilet SPBU Pertamina Bisa Buat Bayar Pajak Pom Bensin
Salah satu penjaga toilet SPBU di Jalan Raya Pondok Gede Jakarta Timur, (Agus) yang juga ditemui MNC Portal menilai toilet SPBU menurutnya penting untuk ditunggui, meskipun tidak mematok harga untuk pengunjung.
"Kalau toilet itu harus standby bang, sekarang gini, toilet ditinggalin setengah jam saja, itu sudah kotor bekas tanah, karena orang masuk sini kan kadang ada yang sepatutnya kotor atau segala macem," ujar Agus kepada MNC Portal.
Agus menilai alangkah bagusnya jika toilet itu ada yang menjaga, selain untuk memberikan perawatan toilet SPBU, juga terkadang menjadi pengaman untuk barang-barang pengunjung yang tertinggal.
"Kadang orang ada yang ketinggalan, saya yang nemuin, terus orangnya balik lagi, terus saya kasih. Kadang-kadang handphone, kadang juga saya masukan ke kantor kalau menemukan barang," tambah Agus.
Lihat Juga :