Merangkak Naik, Pasar Popok Bayi Diramal Tembus Rp938 Triliun
Sabtu, 11 Desember 2021 - 19:39 WIB
loading...
Pasar popok diperkirakan akan mencapai valuasi Rp938 triliun di 2025. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Penjualan popok bayi diproyeksikan akan terus tumbuh seiring produsen yang kian fokus pada produk-produk inovatif demi meningkatkan kepuasan pelanggan.
Menurut laporan www.researchandmarkets.com pasar popok bayi global diperkirakan akan tumbuh dari USD47,48 miliar pada tahun 2020 menjadi USD50,32 miliar pada tahun 2021 dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 6%. Selanjutnya, pasar popok diperkirakan akan mencapai valuasi USD65,5 miliar atau setara Rp938 triliun (asumsi kurs Rp14.300 per dolar AS) pada tahun 2025 dengan CAGR 6,8%.
Data lainnya dari Statista menyebutkan revenue alias pendapatan di segmen popok bayi mencapai USD47,92 miliar pada 2021, di mana pasar diperkirakan akan tumbuh 6,65% (CAGR 2021-2026) setiap tahun.
Baca juga: Pengungsi Letusan Gunung Semeru Butuh Pakaian Dalam Wanita dan Popok Bayi
Asia Pasifik diperkirakan akan menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat, di mana China tetap menjadi pasar utama untuk penjualan popok bayi di Asia Timur dengan revenue mencapai USD9,56 miliar pada tahun 2021. Adapun di Indonesia angkanya diproyeksikan USD1,47 miliar pada tahun 2021, dengan pertumbuhan 7,24% per tahun.
Menurut laporan www.researchandmarkets.com pasar popok bayi global diperkirakan akan tumbuh dari USD47,48 miliar pada tahun 2020 menjadi USD50,32 miliar pada tahun 2021 dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 6%. Selanjutnya, pasar popok diperkirakan akan mencapai valuasi USD65,5 miliar atau setara Rp938 triliun (asumsi kurs Rp14.300 per dolar AS) pada tahun 2025 dengan CAGR 6,8%.
Data lainnya dari Statista menyebutkan revenue alias pendapatan di segmen popok bayi mencapai USD47,92 miliar pada 2021, di mana pasar diperkirakan akan tumbuh 6,65% (CAGR 2021-2026) setiap tahun.
Baca juga: Pengungsi Letusan Gunung Semeru Butuh Pakaian Dalam Wanita dan Popok Bayi
Asia Pasifik diperkirakan akan menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat, di mana China tetap menjadi pasar utama untuk penjualan popok bayi di Asia Timur dengan revenue mencapai USD9,56 miliar pada tahun 2021. Adapun di Indonesia angkanya diproyeksikan USD1,47 miliar pada tahun 2021, dengan pertumbuhan 7,24% per tahun.
Lihat Juga :