Profil ACT, Organisasi Kemanusiaan yang Dituding Netizen Menyelewengkan Dana Umat

Senin, 04 Juli 2022 - 17:18 WIB
loading...
Profil ACT, Organisasi...
Profil ACT atau Aksi Cepat Tanggap belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet.foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Profil ACT atau Aksi Cepat Tanggap belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Organisasi kemanusiaan ini dituding menyelewengkan dana donasi yang bersumber dari umat masyarakat.

ACT mulai terbentuk dan diresmikan sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan pada 21 April 2005. Selama perjalanannya, banyak program yang dikembangkan oleh yayasan ini. Mulai dari kegiatan tanggap darurat, membentuk pemulihan pasca bencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis spiritual seperti zakat, qurban dan wakaf.

Baca juga : Gandeng ACT, HSB Salurkan Donasi untuk Cegah Covid-19

Donatur publik yang peduli akan permasalahan kemanusiaan dan juga partisipasi usaha melalui program kemitraan dan CSR (Corporate Social Responsibility) turut mendukung keberadaan ACT. Secara akuntabilitas ACT juga selalu rutin memberikan laporan rutin keuangan tiap tahun yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik kepada donatur dan para pemangku kepentingan.

Melansir dari laman resmi act.id, Tahun 2012 ACT mentransformasikan diri menjadi sebuah lembaga kemanusiaan global. Jangkauan aktivitas program yang dimilikinya sekarang sudah menjangkau 30 provinsi dan 100 kabupaten atau kota yang ada di Indonesia.

Untuk skala global organisasi kemanusiaan ini telah sampai ke-22 Negara di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika, Indocina dan Eropa Timur.

Tudingan negatif warganet terhadap ACT bukan hanya datang sekali ini saja. Sebelumnya kebohongan ACT Madiun sempat diendus oleh netizen pada tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wujudkan Kepedulian...
Wujudkan Kepedulian Sosial, MNC Bank Salurkan Donasi untuk Panti Asuhan di Jakarta Timur
Sri Mulyani Ditunjuk...
Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Bencana Sumatera, Peserta...
Bencana Sumatera, Peserta PLN Mobile EVenture 2025 Galang Donasi Rp149,9 Juta
AWK Group Salurkan Bantuan...
AWK Group Salurkan Bantuan CSR dan Galang Donasi untuk Warga Terdampak Banjir Sumatera
Atomy Indonesia Ulurkan...
Atomy Indonesia Ulurkan Tangan, Salurkan Rp100 Juta untuk Dhuafa
Pikiran Terbaik Negeri...
Pikiran Terbaik Negeri 2025 Buktikan Ide Anak Muda Jadi Motor Penggerak Kemajuan
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Rekomendasi
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Thariq Halilintar dan...
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Hanania Travel
Solusi Tepat Menghadapi...
Solusi Tepat Menghadapi Situasi Mendadak dalam Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved