Proyeksi ADB: Perdana dalam 3 Dekade, Pertumbuhan Asia Bakal Melewati China
Kamis, 22 September 2022 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
ADB mengaitkan hal itu dengan lockdown sporadis, imbas dari kebijakan nol-Covid negara itu, lalu ditambah masalah di sektor properti, dan perlambatan aktivitas ekonomi mengingat permintaan eksternal yang lebih lemah.
Kondisi itu juga menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi China pada 2023 menjadi 4,5% dari prospek April 4,8% tentang "permintaan eksternal yang memburuk yang terus mengurangi investasi di bidang manufaktur."
Pemulihan Tidak Membantu
Meskipun kawasan ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan berkelanjutan melalui pariwisata yang dihidupkan kembali, namun pertumbuhan global secara keseluruhan masih melambat seperti diungkapkan ADB.
Untuk kawasan ini, ADB sekarang memperkirakan ekonomi Asia untuk negara berkembang akan tumbuh sebesar 4,3% pada tahun 2022 dan 4,9% pada tahun 2023. Prospek ini terlihat turun dari prediksi revisi Juli masing-masing sebesar 4,6% dan 5,2%.
Baca Juga: Industri GameFI Bernilai USD2,8 Miliar Diyakini Jadi Kunci Ekonomi Asia
Kondisi itu juga menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi China pada 2023 menjadi 4,5% dari prospek April 4,8% tentang "permintaan eksternal yang memburuk yang terus mengurangi investasi di bidang manufaktur."
Pemulihan Tidak Membantu
Meskipun kawasan ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan berkelanjutan melalui pariwisata yang dihidupkan kembali, namun pertumbuhan global secara keseluruhan masih melambat seperti diungkapkan ADB.
Untuk kawasan ini, ADB sekarang memperkirakan ekonomi Asia untuk negara berkembang akan tumbuh sebesar 4,3% pada tahun 2022 dan 4,9% pada tahun 2023. Prospek ini terlihat turun dari prediksi revisi Juli masing-masing sebesar 4,6% dan 5,2%.
Baca Juga: Industri GameFI Bernilai USD2,8 Miliar Diyakini Jadi Kunci Ekonomi Asia
Lihat Juga :