The Fed Naikkan Suku Bunga AS ke Level Tertinggi dalam 14 Tahun

Kamis, 03 November 2022 - 06:34 WIB
loading...
The Fed Naikkan Suku...
Bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps). Foto/Dok
A A A
WASHINGTON - Bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve ( The Fed ) resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps). Ini merupakan keempat kalinya secara beruntun sebagai bagian dari tahapan memerangi lonjakan inflasi.



Dengan demikian, suku bunga acuan The Fed berada di kisaran 3,75% sampai 4%, yang notabene level tertinggi sejak awal 2008, yang menandai kenaikan suku bunga keenam kalinya di tahun ini. Kebijakan baru ini membuat bunga hipotek, pinjaman konsumen, dan bisnis lainnya menjadi semakin mahal dan berpotensi meningkatkan risiko resesi.

Gubernur The Fed, Jerome Powell dalam sebuah pernyataan, mengatakan Fed kemungkinan dapat segera beralih dari tahapan kenaikan suku bunga menyusul data ekonomi yang menunjukkan adanya perbaikan. Dikatakan bahwa dalam beberapa bulan mendatang, para pembuat kebijakan akan mempertimbangkan dampak suku bunga yang lebih luas terhadap perekonomian.

"Kenaikan suku bunga membutuhkan waktu untuk sepenuhnya mempengaruhi pertumbuhan dan inflasi," kata Powell dalam konferensi pers setelah pengumuman kebijakan, dilansir Associated Press, Kamis (3/11/2022).



Powell sendiri tidak secara gamblang menyebut peluang kenaikan lagi pada pertemuan di bulan Desember. Namun demikian, dirinya menegaskan bahwa bank sentral akan terus mengambil segala cara -termasuk mendongkrak suku bunga- dalam beberapa bulan mendatang.

Sebagaimana dilansir Reuters, sejumlah analis menilai pergeseran pernyataan The Fed ke arah yang lebih dovish dapat memberikan dampak positif bagi bursa saham. Sebelumnya, Powell pada pertemuan terakhir menegaskan bakal terus menaikkan suku bunga sampai inflasi mereda.

Ketika data terbaru menunjukkan kenaikan harga di Negeri Paman Sam mulai melandai, ditambah rebound ekonomi di kuartal ketiga sebesar 2,6%, tampaknya membuat Fed bergegas untuk sedikit mengerem kebijakan agresifnya.

"Pernyataan The Fed yang jauh pasti adalah sinyal kemungkinan penurunan suku bunga. Sepertinya komite telah mencapai konsensus bahwa mereka dapat menurunkannya pada awal Desember, tergantung pada bagaimana data berjalan." kata Ekonom LH Meyer, Derek Tang.

Sementara itu, ekonom di Goldman Sachs memperkirakan The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuan mereka menjadi hampir 5% hingga bulan Maret tahun depan.

Tren suku bunga yang tinggi dapat memangkas belanja konsumen. Namun, gangguan rantai pasokan yang mulai mereda, hingga pertumbuhan upah dan pasar tenaga kerja yang cukup stabil dipandang dapat menjadi pijakan awal untuk mengurangi tekanan inflasi. Jika inflasi terus melandai, maka kemungkinan penurunan suku bunga akan terbuka lebar.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarif Impor Terbaru...
Tarif Impor Terbaru Trump Hantam Negara-negara Termiskin, Bagaimana Nasibnya
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
Trump Umumkan Tarif...
Trump Umumkan Tarif Semua Barang Impor ke AS, Indonesia Kena 32%
Risiko Resesi Amerika...
Risiko Resesi Amerika Semakin Besar, Begini Isi Ramalan Goldman Sachs
Ekonomi 15 Negara Mitra...
Ekonomi 15 Negara Mitra Dagang AS yang Paling Terpukul Tarif Timbal Balik Trump
Fakta-fakta Orang Terkaya...
Fakta-fakta Orang Terkaya Hong Kong yang Bikin Marah China usai Jual Pelabuhan Panama ke AS
Takut Kanada dan UE...
Takut Kanada dan UE Bersekongkol, Trump Beri Ancaman Tarif Lebih Besar
Analis Sebut Kebijakan...
Analis Sebut Kebijakan Isolasionis AS Bisa Percepat Dedolarisasi
Rekomendasi
Jalur Gentong Tasikmalaya...
Jalur Gentong Tasikmalaya Arah Bandung Macet, Antrean Kendaraan Capai 10 Kilometer
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump, Kok Bisa?
Open House, Bupati Kendal...
Open House, Bupati Kendal Kenakan Dress Populer KSFW 2025
Berita Terkini
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
58 menit yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
1 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
2 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
3 jam yang lalu
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
4 jam yang lalu
Wajib Tahu, Ini Cara...
Wajib Tahu, Ini Cara Hitung dan Bayar Pajak Kendaraan di Jakarta
5 jam yang lalu
Infografis
Serangan Ge­dung Capitol...
Serangan Gedung Capitol AS Terburuk Dalam 200 Tahun Terakhir
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved