#IBF2020: The Inside Story

Sabtu, 11 Juli 2020 - 09:02 WIB
loading...
A A A
Pelajaran paling tough dari #IBF2020 adalah pelajaran crisis management dan handling angry customers.

Tak ada gading yang tak retak. #IBF2020 pun tak sepenuhnya berjalan lancar. Justru di titik kritis pada saat sesi pembukaan (“it’s the first impression”), event mengalami kendala teknis gambar video dan suara yang tidak jelas. Sumbernya adalah crash antara platform Streamyard (back-end) dengan Zoom (front-end). Sontak ini memicu kemarahan peserta. Memang saya marah habis-habisan ke EO, tapi sesungguhnya saya memakluminya. Ya, karena ini memang ekspertis baru, belum genap tiga bulan terbentuk industrinya.

Sampai selesai semua sesi hari pertama petang, kami belum menemukan solusinya. Namun, “langkah penyelamatan” harus cepat diambil, yaitu meredam kemarahan peserta. Maka tanpa pikir panjang, petang itu juga saya putuskan untuk mengganti sesi-sesi yang terkendala dalam bentuk webinar series setelah #IBF2020 berakhir. Petang itu juga kami melayangkan surat permohonan maaf dan mengumumkan program penggantinya via email dan WhatsApp. (Baca juga: Banyak Lembaga Pendidikan Gulung Tikar, Pemerintah Diminta Turun Tangan)

Ingat, ketika konsumen sudah marah, maka hal pertama dan cepat harus dilakukan adalah meminta maaf dan mengompensasi kemarahan tersebut.

Alhamdulillah, kemarahan mereda dan malam itu juga kami bersama tim digital EO menemukan solusi, yaitu memindahkan platform front-end dari Zoom ke YouTube. Dan berkat pertolongan Tuhan, dua hari berikutnya event berjalan lancar praktis tanpa komplain.

#5. It’s about Momentum

Di atas itu semua, pelajaran terbesar #IBF2020 adalah tentang keberanian memanfaatkan momentum, yaitu menjadi yang pertama.

Ingat, dalam marketing, menjadi yang pertama adalah segalanya. Saya sering memberikan contoh, kita semua tahu siapa orang pertama yang mendarat di bulan (Neil Armstrong), namun kita tak tahu siapa yang kedua, ketiga, atau kelima. (Lihat videonya: Kapal Tak Bisa Sandar, Sapi Dilempar ke Laut)

Ketika dunia berubah 180 derajat karena Covid-19; ketika semua pemain takut, galau, dan wait & see; maka begitu banyak peluang bagi kita untuk menjadi yang pertama. Karena itu, ketika kelahiran industri web conference belum genap tiga bulan, saya berani memosisikan #IBF2020 sebagai “The first and most comprehensive branding web conference in Indonesia”.

Di tengah krisis pandemi, speed dan agility memanfaatkan momentum adalah faktor kunci kemenangan.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Metro Timur Indonusa...
Metro Timur Indonusa Investasi USD1 Juta, Dukung Pengembangan Alat AI bagi Kreator
Pekerja Muda Beralih...
Pekerja Muda Beralih ke Peluang Usaha Minim Risiko demi Stabilitas Finansial
Rocket Day 2025, 25...
Rocket Day 2025, 25 Pengusaha Muda Buka Peluang Ekonomi Senilai Rp4,17 Miliar
Bukan Cuma Transaksi,...
Bukan Cuma Transaksi, AgenBRILink Buka Peluang Usaha hingga Pelosok Negeri
Bermodal Rp150 Ribu,...
Bermodal Rp150 Ribu, Pasticuan Bantu Wujudkan Mimpi Jadi Pengusaha Ekspor Impor
Memacu Kreativitas Usaha...
Memacu Kreativitas Usaha lewat Kampoeng Cokelat
BCA Berbagi Ilmu Ajak...
BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
Pengurus HIPMI Jaya...
Pengurus HIPMI Jaya BPC Jakarta Selatan Periode 2025-2028 Resmi Dilantik
Petani Sawit Rokan Hulu...
Petani Sawit Rokan Hulu Pelatihan Bikin Biochar, Alternatif Pupuk Organik
Rekomendasi
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Infografis
Profil Jenderal Bintang...
Profil Jenderal Bintang 3 Polri, Salah Satunya The Next Kapolri?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved