Ganjar Datangi Pengungsi Banjir di Kudus, Jamin Bantuan Logistik Tercukupi
Kamis, 12 Januari 2023 - 11:30 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pengungsian korban banjir di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/1/2023). FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
KUDUS - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meninjau langsung pengungsi banjir di Undaan, Kudus. Ganjar menjamin distribusi bantuan logistik untuk kebutuhan warga tercukupi. Berdasarkan data Pusdatin Undaan, jumlah pengungsi di Desa Karangrowo berjumlah 153 orang, terdiri dari 13 balita, 15 anak, 22 remaja, 59 dewasa dan 44 lansia. Ganjar yang meninjau langsung kondisi pengungsi dan pasokan logistik di Desa Karangrowo, menjamin keperluan warga aman dan terpenuhi.
Meskpun dalam kunjungan tersebut, Ganjar menemui adanya warga yang mengeluhkan ihwal penyakit pasca banjir. Ganjar pun mengimbau warga untuk tetap menjaga kebersihan selama berada di pengungsian. "Mulai ada yang gatal, ISPA, ada yang sakit perut. Yang sakit perut ini saya curiga pada tidak cuci tangan," jelas Ganjar, di lokasi, Kamis (12/1/2022).
"Maka saya minta sediakan sabun dan hand sanitizer untuk cuci tangan. Karena di kondisi seperti ini betul-betul harus dibersihkan. Kalau mandi pakai sabun semuanya karena pasti akan banyak penyakit yang berpotensi menjangkit yang dipengungsian," sambung Ganjar.
Baca Juga: Ganjar Dorong Energi Terbarukan Lewat Pembangunan PLTS di Pesantren
Selain meninjau pengungsian dan dapur umum di Desa Karangrowo, Ganjar juga meninjau pengungsi di GKMI Tanjungkarang yang berjumlah 74 orang dan Balai Desa Gulang yang berjumlah 118 pengungsi. Ganjar terus berupaya mengatasi banjir untuk jangka pendek dan jangka panjang.
Dengan sigap, Ganjar langsung menginstruksikan jajaranya tingkat kabupaten kota untuk mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum. Salah satu warga terdampak banjir Kudus bernama Suhadi, warga RT 1 RW 1 Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, mengapresiasi gerak cepat Ganjar dalam mengatasi banjir Jawa Tengah, terutama dalam memperhatikan kondisi pengungsi.
Meskpun dalam kunjungan tersebut, Ganjar menemui adanya warga yang mengeluhkan ihwal penyakit pasca banjir. Ganjar pun mengimbau warga untuk tetap menjaga kebersihan selama berada di pengungsian. "Mulai ada yang gatal, ISPA, ada yang sakit perut. Yang sakit perut ini saya curiga pada tidak cuci tangan," jelas Ganjar, di lokasi, Kamis (12/1/2022).
"Maka saya minta sediakan sabun dan hand sanitizer untuk cuci tangan. Karena di kondisi seperti ini betul-betul harus dibersihkan. Kalau mandi pakai sabun semuanya karena pasti akan banyak penyakit yang berpotensi menjangkit yang dipengungsian," sambung Ganjar.
Baca Juga: Ganjar Dorong Energi Terbarukan Lewat Pembangunan PLTS di Pesantren
Selain meninjau pengungsian dan dapur umum di Desa Karangrowo, Ganjar juga meninjau pengungsi di GKMI Tanjungkarang yang berjumlah 74 orang dan Balai Desa Gulang yang berjumlah 118 pengungsi. Ganjar terus berupaya mengatasi banjir untuk jangka pendek dan jangka panjang.
Dengan sigap, Ganjar langsung menginstruksikan jajaranya tingkat kabupaten kota untuk mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum. Salah satu warga terdampak banjir Kudus bernama Suhadi, warga RT 1 RW 1 Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, mengapresiasi gerak cepat Ganjar dalam mengatasi banjir Jawa Tengah, terutama dalam memperhatikan kondisi pengungsi.
Lihat Juga :