Menko Luhut Targetkan Indonesia Swasembada Garam 2019

Senin, 28 Agustus 2017 - 18:54 WIB
Menko Luhut Targetkan...
Menko Luhut Targetkan Indonesia Swasembada Garam 2019
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan pada 2019, Indonesia mampu swasembada garam. Pasalnya, hasil inventarisasi lahan-lahan baru untuk bertani garam sudah melebihi 40 ribu hektare (ha).

"Awalnya tim garam minta 2020 swasembada garam, tapi saya minta dipercepat 2019. Karena hasil inventarisasi lahan ternyata ada sekitar 40 ribu hektare," kata dia usai rapat pergaraman di Jakarta, Senin (28/8/2017).

(Baca: Demi Swasembada Garam, BPN Akan Legalisasi Lahan Tidur )

Rasa optimistis tersebut didukung besarnya lahan baru yang dapat dipakai untuk bertani garam. Bahkan, lebih besar dari yang dia perkirakan, sehingga pihaknya meminta Badan Pertanahan nasional (BPN) untuk secepatnya menyelesaikan legalisasi beberapa lahan yang sudah disiapkan.

"Kelihatan bisa selesai. Makanya, kalau bisa menuntaskan legalisasi lahan tahun ini, maka kami optimis akan mampu swasembada 2019," tegasnya.

Menurutnya, potensi baik lahan eksisting atau lahan yang siap garap maupun akan dilegalisasi BPN. Apalagi, awalnya hanya diperkirakan hanya 30 ribu ha, ternyata sampai tersedia 40 ribu ha lebih. Bahkan, potensinya lebih dari itu, meski sebenarnya dengan 40 ribu ha sudah mampu swasembada garam.

(Baca: Swasembada Garam Dibutuhkan 40 Ribu Ha Lahan )

Luhut menjelaskan, ada tiga pembagian garam, yaitu ada yang wilayah PT Garam, juga ada private sector dan petani garam yang rakyat yang juga diberdayakan. Sehingga semuanya dapat produksi 100 ton per ha. Seban, sekarang hanya 80 ton per ha.

"Jadi, anti yang paling banyak itu garam industri yang mencapai 1 juta ton. Kami harapkan jangan impor lagi," jelasnya. (Baca: Impor Garam Jalan Terakhir, Tata Cara Rekomendasi Dibahas )
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi Garam Sulsel...
Produksi Garam Sulsel Terus Turun Dalam 2 Tahun Terakhir
Produksi dan Kebutuhan...
Produksi dan Kebutuhan Jomplang, RI Bakal Kecanduan Impor Garam
Pakar UI: Garam Bermutu...
Pakar UI: Garam Bermutu Dihasilkan Dari Panen di Atas Meja Garam
APGRI Beberkan Penyebab...
APGRI Beberkan Penyebab Indonesia Selalu Impor Garam
Industri Pengguna Garam...
Industri Pengguna Garam Bisa Tenang, Ada Jaminan Pasokan dari Kemenperin
KPPU Endus Ada potensi...
KPPU Endus Ada potensi Rente di Impor Garam
Berita Terkini
Tren Global Tokenisasi...
Tren Global Tokenisasi Aset Menguat, RWA Jadi Motor Baru Industri Kripto
10 menit yang lalu
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
23 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
34 menit yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
49 menit yang lalu
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
2 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
2 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved