Merpati Airlines Tak Jadi Pailit, Kemenkeu Pantau Kekuatan Bisnis

Rabu, 14 November 2018 - 19:50 WIB
Merpati Airlines Tak...
Merpati Airlines Tak Jadi Pailit, Kemenkeu Pantau Kekuatan Bisnis
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku hingga saat ini belum mengambil keputusan apapun terkait keberlanjutan usaha PT Merpati Airlines (Persero). Pemerintah masih akan memantau rencana bisnis Merpati di masa mendatang, pasca Majelis Hakim Pengadilan Niaga mengabulkan proposal perdamaian yang diajukan maskapai perintis tersebut.

(Baca Juga: Sah, Merpati Airlines Siap Mengudara Lagi )

Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadianto mengatakan, pihaknya akan mengikuti proses restrukturisasi yang dilakukan Merpati. Kemudian, memantau seberapa kuat rencana bisnis yang tengah disiapkan Merpati.

"Kalau tidak jadi pailit, ya kita mengikuti terus selanjutnya apa, restrukturisasinya seperti apa, prosesnya seperti apa, rencana bisnis ke depannya apakah robust atau enggak. Kemenkeu sebagai kreditur besar akan melihat di situ," katanya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Selain itu, Kemenkeu juga akan melihat seberapa kuat asumsi yang digunakan untuk menghidupkan kembali maskapai pelat merah tersebut. Termasuk jika disandingkan dengan kondisi industri penerbangan di Tanah Air yang semakin ketat saat ini.

"Apakah asumsi-asumsi yang digunakan untuk menghidupkan kembali robust enggak, apa kondisi industri penerbangan yang sangat ketat ini make sense enggak, apa SLF nya, jumlah kursi book seat dari totalitas seat tersedia. Itu akan penting perhitungan cost struturenya, itu berdampak pada fuel consumption, servicebility pesawat. Kalau akan terus jalan, restrukturisasinya, harus dilihat semua hal," imbuh dia.

Menurutnya, investor yang akan menyuntik Merpati pun harus benar-benar kredibel, memiliki dana serta latarbelakang di industri tersebut. Tak hanya itu, dia juga mempertanyakan skema pendanaan (financing) yang akan ditawarkan oleh investor tersebut.

"Itu kita berkepentingan itu dijalankan apa akan berhasil, yang terpenting tadi apakah operasional exposurenya seperti apa, apakah dengan industri penerbangan yang demikian pesat, sekarang penerbangan perintis sudah diisi oleh penerbangan komersil biasa, ada berbagai maskapai penerbangan, penting Kemenkeu untuk melihat dari berbagai proposal berkaitan dengan merpati ini," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Curhat Eks Pilot Merpati:...
Curhat Eks Pilot Merpati: 35 Tahun Pertaruhkan Nyawa, Begitu Pensiun Pesangon Melayang
Intip Sejarah Merpati...
Intip Sejarah Merpati Airlines, Maskapai Kebanggaan yang Kini Bangkrut
Merpati Ingkar Janji,...
Merpati 'Ingkar Janji', Sejak 2016 Pesangon Karyawan Belum Dilunasi
Bangkrut, Merpati Airlines...
Bangkrut, Merpati Airlines Tinggalkan Utang Rp10,9 Triliun
PP Diteken Jokowi, Maskapai...
PP Diteken Jokowi, Maskapai Merpati Nusantara Airlines Resmi Bubar
Merpati Airlines Bukan...
Merpati Airlines Bukan Satu-satunya, 6 Maskapai Nasional Ini Bangkrut Lantaran Utang
Berita Terkini
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
23 menit yang lalu
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
44 menit yang lalu
Pengetatan Standar Migrasi...
Pengetatan Standar Migrasi BPA Galon Polikarbonat Dipertanyakan, Pakar: Perlu Ada Studi
1 jam yang lalu
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
1 jam yang lalu
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
1 jam yang lalu
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
1 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved