Transformasi Digital jadi Prioritas, Berpikir Global dan Bertindak Lokal Tetap Digaungkan

Jum'at, 03 Maret 2023 - 13:14 WIB
Transformasi digital kini menjadi prioritas utama para pemimpin bisnis. Ilustrasi foto/pexels/fauxels
JAKARTA - Transformasi digital kini menjadi prioritas utama para pemimpin bisnis. Bahkan, anggaran pengeluarannya diproyeksikan tembus USD3,4 triliun pada 2026, menurut laporan IDC.

Namun, babak transisi berikutnya memunculkan isu-isu baru, termasuk bagaimana teknologi digital benar-benar terintegrasi dalam pembangunan ekonomi lokal? Tentunya, transformasi digital bukanlah tugas sederhana yang cepat mendatangkan hasil.



Transformasi digital harus mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk adaptabilitas hingga proses bisnis, produktivitas dan budaya organisasi, kompatibilitas dengan arsitektur, platform dan aplikasi sistem, aplikasi bisnis berkelanjutan, serta peningkatan sistem dan pengembangan keahlian.

Hal itu menjadi salah satu bahasan menarik dalam H3C Navigate 2023 International Business Summit yang sukses digelar di Bali. Mengusung tema "Together, For A Digital Future", acara ini menghadirkan pakar industri TIK dan pemimpin bisnis dari seluruh dunia untuk membahas cara membangun masa depan digital yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Chairman Tsinghua Unigroup, Brighten Li, mengatakan, sebagai induk usaha yang mengelola investasi, Unigroup menerapkan prinsip pengembangan bisnis "IMIC", yakni International, Market Driven, Independent and Customer Satisfaction (Internasional, Berorientasi pada Pasar, Independen, dan Kepuasan Pelanggan).

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!