Perang Rusia Ukraina Jadi Berkah Buat Industri Migas RI, Investasi Hulu Ditarget Rp 234,18 T

Selasa, 24 Januari 2023 - 12:59 WIB
loading...
Perang Rusia Ukraina Jadi Berkah Buat Industri Migas RI, Investasi Hulu Ditarget Rp 234,18 T
Masih berlangsungnya perang Rusia dan Ukraina tersebut menyebabkan banyak negara Eropa melirik untuk berinvestasi di negara alternatif seperti Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) optimistis bahwa target investasi sektor hulu migas pada tahun ini menyentuh USD 15,54 miliar atau setara dengan Rp 234,18 triliun dengan asumsi kurs Rp15.070 per USD.

Baca Juga: Meneropong Harga Minyak Mentah di 2023 Saat Perang Rusia Ukraina Berlanjut

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan, keyakinan dikarenakan perhitungan sementara pihaknya bahwa harga minyak akan telatif tinggi.

"Kemungkinan harga minyak di 2023 ini relatif cukup tinggi. Analisa sekarang ini Itu bisa bergerak USD 60 sampai 120 USD per barel," ungkap Dwi dalam Market Review IDXChannel, Selasa (24/1/2023).

Ia juga beranggapan bahwa masih berlangsungnya perangRusia dan Ukraina tersebut menyebabkan banyak negara Eropa melirik untuk berinvestasi di negara alternatif seperti Indonesia.

"Menariknya adalah karena adanya konflik itu, banyak negara Eropa melihat investasi di negarat alternatif, termasuk Indonesia," kata Dwi.

"Karena Indonesia memiliki potensi ke depannya adalah gas bumi. Dan ini menarik bagi para investor," tambahnya.

Baca Juga: Dipicu Perang Rusia-Ukraina, Harga Minyak Tembus USD110 per Barel Tertinggi Sejak 2014

Untuk diketahui, SKK Migas pada tahun 2023, menargetkan investasi sektor hulu migas menyentuh USD 15,54 miliar atau setara dengan Rp 234,18 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.070 per USD.

Angka tersebut naik 26% dari capaian investasi di 2022 yang berada dikisaran USD 12,3 miliar atau setara dengan Rp 185,36 triliun.
(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1958 seconds (11.252#12.26)