Satgas PEN: Terus-Menerus Lockdown, Ruang Fiskal Tak Bakal Tahan
Rabu, 29 Juli 2020 - 19:16 WIB
loading...
Pemerintah mengakui, penerapan pembatasan secara terus menerus akibat pandemi tak bisa menjadi opsi di tengah situasi ekonomi saat ini. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional yang juga Wakil Menteri (Wamen) BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia tidak mungkin melakukan pembatasan atau lockdown secara terus menerus. Pasalnya ruang fiskal Indonesia tidak akan tahan.
Hal ini disampaikan Budi saat ditanyai mengenai kemungkinan diberlakukan pembatasan berskala besar karena meningkatnya kasus covid-19. "Kembali saya mengajak. Karena kalau misalnya kita terus-menerus lockdown. Enggak akan tahan ruang fiskal kita," katanya di Kantor Presiden, Rabu (29/7/2020).
Dia mengatakan bahwa penting agar memastikan rasa aman dalam beraktivitas ekonomi. Hal ini bisa dilakukan dengan meningkatkan disiplin terhadap protokol kesehatan.
“Tolong kita sama-sama disiplinkan protokol kesehatan dan perbaiki perilaku kita. Sehingga secara perlahan secara bertahap rasa aman terbentuk. Kita bisa kembali beraktivitas,” ungkapnya.
(Baca Juga: Demi Pulihkan Ekonomi, Defisit APBN 2021 Akan Dimelarkan Jadi 5,2%)
Hal ini disampaikan Budi saat ditanyai mengenai kemungkinan diberlakukan pembatasan berskala besar karena meningkatnya kasus covid-19. "Kembali saya mengajak. Karena kalau misalnya kita terus-menerus lockdown. Enggak akan tahan ruang fiskal kita," katanya di Kantor Presiden, Rabu (29/7/2020).
Dia mengatakan bahwa penting agar memastikan rasa aman dalam beraktivitas ekonomi. Hal ini bisa dilakukan dengan meningkatkan disiplin terhadap protokol kesehatan.
“Tolong kita sama-sama disiplinkan protokol kesehatan dan perbaiki perilaku kita. Sehingga secara perlahan secara bertahap rasa aman terbentuk. Kita bisa kembali beraktivitas,” ungkapnya.
(Baca Juga: Demi Pulihkan Ekonomi, Defisit APBN 2021 Akan Dimelarkan Jadi 5,2%)
Lihat Juga :