Target Tax Ratio 23% Kurang Realistis, Begini Penjelasan Ekonom
Selasa, 26 Desember 2023 - 20:25 WIB
loading...
Tax ratio menjadi perdebatan panas antara cawapres Mahfud MD dan Gibran Rakabuming Raka dalam debat Pilpres 2024, Jumat (22/12/2023). FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Ekonom dari Universitas Mercu Buana Sugiyono Madelan Ibrahim menilai target penaikan rasio pajak (tax ratio) hingga 23% sebagai angka sangat tinggi. Angka itu kurang realistis untuk diterapkan.
"Angka tax rasio 23% itu tergolong tinggi sekali, mengingat tax rasio sekarang 9,21%, sehingga angka tadi kurang realistis," kata Sugiyono, Selasa (26/12/2023), menanggapi pernyataan cawapres Gibran Rakabuming Raka yang akan menaikkan rasio pajak hingga 23% dalam debat Pilpres 2024.
Kendati demikian, Sugiyono menilai debat cawapres telah membuka mata publik terkait kualitas masing-masing cawapres.
"Debat tersebut cukup bagus dan banyak membantu memperkenalkan pengetahuan dan wawasan yang lebih mendalam dan lebih dekat kepada cawapres dan capres," katanya.
Baca Juga: Gibran Ingin Naikkan Tax Ratio Jadi 23 Persen, Pengamat Pajak: Tidak Masuk Akal
"Angka tax rasio 23% itu tergolong tinggi sekali, mengingat tax rasio sekarang 9,21%, sehingga angka tadi kurang realistis," kata Sugiyono, Selasa (26/12/2023), menanggapi pernyataan cawapres Gibran Rakabuming Raka yang akan menaikkan rasio pajak hingga 23% dalam debat Pilpres 2024.
Kendati demikian, Sugiyono menilai debat cawapres telah membuka mata publik terkait kualitas masing-masing cawapres.
"Debat tersebut cukup bagus dan banyak membantu memperkenalkan pengetahuan dan wawasan yang lebih mendalam dan lebih dekat kepada cawapres dan capres," katanya.
Baca Juga: Gibran Ingin Naikkan Tax Ratio Jadi 23 Persen, Pengamat Pajak: Tidak Masuk Akal
Lihat Juga :