Penyelamatan Ekonomi Berlanjut hingga 2021, Rp356,5 Triliun Disiapkan Jokowi
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 15:09 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalokasikan anggaran Rp356,5 triliun untuk kelanjutan pemulihan ekonomi nasional (PEN) di tahun depan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengalokasikan anggaran Rp356,5 triliun untuk kelanjutan pemulihan ekonomi nasional (PEN) di tahun depan. Anggaran tersebut diarahkan untuk penanganan kesehatan hingga insentif usaha yang tercantum pada RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2021.
"Seiring dengan pentingnya kelanjutan Pemulihan Ekonomi Nasional, pada RAPBN tahun 2021 dialokasikan anggaran sekitar Rp356,5 triliun," kata Jokowi dalam pidato Nota Keuangan di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020).
(Baca Juga: Jokowi Patok Ekonomi Tumbuh 4,5%-5,5% di 2021, Konsumsi-Investasi Jadi Penggerak )
Kata dia, anggaran tersebut pertama digunakan untuk penanganan kesehatan Rp25,4 triliun. Salah satunya untuk pengadaan vaksin antivirus Covid-19 yang saat ini tengah melalui uji klinis.
"Penanganan Kesehatan dengan anggaran sekitar Rp 25,4 triliun untuk pengadaan vaksin antivirus, sarana dan prasarana kesehatan, laboratorium, litbang, serta bantuan iuran BPJS untuk PBPU," imbuhnya.
(Baca juga: Tuh Kan, Pak Jokowi Janji Kelola Utang dengan Hati-Hati )
Selanjutnya, program perlindungan sosial bagi masyarakat menengah ke bawah sekitar Rp110,2 triliun, melalui program keluarga harapan, kartu sembako, kartu pra kerja, serta bansos tunai.
"Seiring dengan pentingnya kelanjutan Pemulihan Ekonomi Nasional, pada RAPBN tahun 2021 dialokasikan anggaran sekitar Rp356,5 triliun," kata Jokowi dalam pidato Nota Keuangan di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020).
(Baca Juga: Jokowi Patok Ekonomi Tumbuh 4,5%-5,5% di 2021, Konsumsi-Investasi Jadi Penggerak )
Kata dia, anggaran tersebut pertama digunakan untuk penanganan kesehatan Rp25,4 triliun. Salah satunya untuk pengadaan vaksin antivirus Covid-19 yang saat ini tengah melalui uji klinis.
"Penanganan Kesehatan dengan anggaran sekitar Rp 25,4 triliun untuk pengadaan vaksin antivirus, sarana dan prasarana kesehatan, laboratorium, litbang, serta bantuan iuran BPJS untuk PBPU," imbuhnya.
(Baca juga: Tuh Kan, Pak Jokowi Janji Kelola Utang dengan Hati-Hati )
Selanjutnya, program perlindungan sosial bagi masyarakat menengah ke bawah sekitar Rp110,2 triliun, melalui program keluarga harapan, kartu sembako, kartu pra kerja, serta bansos tunai.
Lihat Juga :