AS Bakal Kerek Tarif Bea Masuk Impor Kendaraan Listrik dari China

Sabtu, 11 Mei 2024 - 10:51 WIB
loading...
AS Bakal Kerek Tarif...
Amerika Serikat (AS) berencana memberlakukan tarif baru yang besar untuk kendaraan listrik dari China. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) berencana memberlakukan tarif baru yang besar untuk mobil listrik dan impor energi ramah lingkungan dari China. Tarif untuk kendaraan listrik akan meningkat empat kali lipat dari 25% menjadi 100%. Rencana tersebut dijelaskan oleh orang-orang yang tidak mau disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk memberikan rinciannya sebelum pengumuman resmi.

Tarif tersebut rencananya akan diumumkan pada Selasa pekan depan, muncul ketika para pejabat Demokrat frustrasi atas kelebihan kapasitas produksi kendaraan listrik dan produk lain di China yang mereka katakan menimbulkan ancaman bagi pekerjaan dan keamanan nasional AS.

Negara-negara industri termasuk AS dan sekutu-sekutunya di Eropa khawatir gelombang ekspor China yang murah akan membanjiri manufaktur domestik. Di pihak AS, ada kekhawatiran khusus bahwa produk energi hijau China akan merusak investasi besar-besaran yang ramah iklim yang dibuat melalui Undang-Undang Pengurangan Inflasi Partai Demokrat yang ditandatangani oleh Presiden Joe Biden pada Agustus 2022.



Tarif tambahan ini juga membawa dampak politik menjelang pemilihan presiden pada bulan November 2024. Baik Biden maupun calon penantangnya dari Partai Republik, mantan Presiden Donald Trump, telah mengatakan kepada para pemilih bahwa mereka akan bersikap keras terhadap China, ekonomi terbesar kedua di dunia setelah AS dan saingan geopolitik yang baru muncul.

Biden telah mendefinisikan kebijakannya sebagai persaingan dengan China, bukan konflik. Dia telah menerapkan strategi industri yang menggunakan dukungan keuangan pemerintah untuk menarik investasi swasta di pabrik-pabrik baru dan teknologi canggih, sambil membatasi penjualan chip komputer dan peralatan lainnya ke China.

Trump juga melontarkan gagasan untuk mengenakan tarif besar-besaran terhadap China untuk mengurangi defisit perdagangan AS dengan negara tersebut. Dia telah berulang kali mengklaim bahwa dukungan Biden untuk mobil listrik pada akhirnya akan menyebabkan pekerjaan pabrik Amerika berpindah ke China.

Pengumuman tarif ini diperkirakan akan mempertahankan beberapa tarif yang telah diberlakukan selama pemerintahan Trump, yang mencakup sekitar USD360 miliar barang-barang China. Pajak impor yang baru akan menambah produk-produk seperti jarum suntik dan peralatan surya dari China.

Ada risiko bahwa tarif dapat menyebabkan konflik perdagangan yang lebih luas antara kedua negara karena mereka saling merespons langkah masing-masing. China sedang berusaha untuk menciptakan keunggulan teknologi dan bergerak naik dalam rantai ekonomi.

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
Trump Umumkan Tarif...
Trump Umumkan Tarif Semua Barang Impor ke AS, Indonesia Kena 32%
Risiko Resesi Amerika...
Risiko Resesi Amerika Semakin Besar, Begini Isi Ramalan Goldman Sachs
10 Orang Terkaya China...
10 Orang Terkaya China 2025, Founder TikTok Jadi Nomor 1
Ekonomi 15 Negara Mitra...
Ekonomi 15 Negara Mitra Dagang AS yang Paling Terpukul Tarif Timbal Balik Trump
Fakta-fakta Orang Terkaya...
Fakta-fakta Orang Terkaya Hong Kong yang Bikin Marah China usai Jual Pelabuhan Panama ke AS
Takut Kanada dan UE...
Takut Kanada dan UE Bersekongkol, Trump Beri Ancaman Tarif Lebih Besar
Moskow-Washington Kian...
Moskow-Washington Kian Mesra, AS Siap Hubungkan Kembali Rusia ke SWIFT
Moodys Bunyikan Alarm...
Moody's Bunyikan Alarm Peringatan Kesehatan Fiskal AS
Rekomendasi
26 Jenderal Baru Polri...
26 Jenderal Baru Polri Dilantik Sehari sebelum Lebaran, Lengkap dengan Jabatannya
KAI Daop Surabaya Berlakukan...
KAI Daop Surabaya Berlakukan Tarif Promo 40% untuk Arus Balik Lebaran 2025
One Way Arah Jakarta...
One Way Arah Jakarta Dimulai, Kendaraan Menuju Puncak Tidak Bisa Melintas
Berita Terkini
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
11 menit yang lalu
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
28 menit yang lalu
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
2 jam yang lalu
Efek Tarif Trump, Rupiah...
Efek Tarif Trump, Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp16.772 per USD
2 jam yang lalu
Tarif Trump Tambah Tekanan...
Tarif Trump Tambah Tekanan pada Ekonomi Dunia yang Sedang Sakit
3 jam yang lalu
Tarif Trump 32% Bakal...
Tarif Trump 32% Bakal Gerus Ekspor Indonesia, Awas PHK Massal
3 jam yang lalu
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved