Makin Ganas! Virus Corona Kembali Renggut Nyawa Pejabat RI

loading...
Makin Ganas! Virus Corona Kembali Renggut Nyawa Pejabat RI
Virus corona kembali merenggut nyawa pejabat di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - RI kembali berduka atas meninggalnya salah satu pejabat di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akibat terinfeksi virus corona. Adapun yang meninggal tersebut merupakan pejabat eselon satu di KKP, yakni Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) Aryo Hanggono.

Aryo mengembuskan napas terakhir pagi tadi sekitar pukul 04.50 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Aryo meninggal di usia 55 tahun setelah sekitar dua pekan berjuang melawan Covid-19. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pun mengungkapkan duka mendalam atas berpulangnya Aryo Hanggono. Baginya, Aryo tidak sekadar rekan kerja, tapi juga sahabat.

(Baca juga :Pemerintah Buka Peluang Turunkan Biaya Tes Swab)

"Selamat jalan sahabat... Saya berduka dan amat kehilangan. Terima kasih atas pengabdian, pertemanan, dan sederet karya yang telah ditorehkan. Istirahatlah dengan tenang. Pengabdian dan perjuanganmu akan kami teruskan," tulis Edhy di akun sosial medianya, Senin (28/9/2020).



Baca Juga:Siap-siap! Masker Kain Tanpa Label SNI Bakal Dilarang Beredar di Pasaran

Aryo Hanggono resmi menjabat Dirjen PRL sejak Maret 2020, setelah kurang lebih tiga bulan mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Selama menjabat sebagai orang nomor satu di KKP, banyak kesan baik yang didapat Menteri Edhy dari sosok Aryo Hanggono.

Menurutnya, Aryo Hanggono pekerja keras, cerdas, dan taat beribadah. Aryo juga rendah hati, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan setiap tugas yang diemban. "Saya bersaksi, Pak Aryo Hanggono adalah orang baik, berdedikasi tinggi, religius, rendah hati, cerdas dan selalu total dalam bekerja. Bangsa ini khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan telah kehilangan salah satu orang terbaik. Orang yang mendedikasikan hidupnya untuk memikirkan tata kelola ruang laut Indonesia," tutur Edhy.



(Baca juga :Kebangkitan PKI: Kenyataan atau Ilusi)
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top