Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech Diklaim 95% Ampuh, Harapan Ekonomi Pulih

loading...
Vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech Diklaim 95% Ampuh, Harapan Ekonomi Pulih
Direktur Investama Hans Kwee mengungkapkan, data final vaksin Covid 19 yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech menunjukkan efektif 95% mencegah virus tersebut. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Direktur Investama Hans Kwee mengungkapkan, data final vaksin Covid 19 yang dikembangkan Pfizer dan BioNTechmenunjukkan efektif 95% mencegah virus tersebut. Vaksin yang diberi nama BNT162b2 terbukti efektif melawan virus Covid-19 setelah 29 hari pemberian dosis pertama dan dinyatakan konsisten di semua umur, ras, dan etnik.

"Untuk usia lanjut vaksin ini juga efektivitas sampai lebih dari 94%," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (22/11/2020).

(Baca Juga: Diklaim 95% Ampuh, Vaksin Pfizer dan BioNTech Punya Efek Samping)

Kata dia, akhir tahun ini Pfizer memperkirakan ada 50 juta dosis vaksin sedangkan Moderna ada 60 juta dosis vaksin tersedia. "Vaksin baru tersedia untuk keperluaan darurat dan masih menunggu pengesahan untuk pemakaian umum dan massal," katanya.



(Baca Juga: Pemerintah Terus Pantau Uji Klinis di Berbagai Negara)

Lalu, vaksin Moderna juga merilis data awal bahwa vaksinnya menunjukan efektivitas 94,5 %, serta Rusia yang mengklaim vaksin eksperimental dari hasil uji coba tahap akhir dengan jumlah pegetesan besar efektif lebih dari 90%.

"Vaksin menimbulkan harapan ekonomi dunia akan segera pulih di semester dua 2021," tandasnya.



(Baca Juga: Sri Mulyani Minta Akses Vaksin Covid-19 untuk Negara Berkembang Dipermudah)

Sementara itu Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani meminta agar, akses vaksin Covid-19 bisa dipermudah untuk negara berkembang. Oleh karena itu, dalam pembahasan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 agar kebijakan-kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi tetap dilakukan dan jangan ditarik terlalu dini.

Artinya kebijakan fiskal, moneter, dan regulasi sektor keuangan harus tetap dijalankan sampai ekonomi betul-betul pulih secara kuat. Adapun fokus dari pembahasan di dalam financial track menyangkut, menangani dampak sangat luar biasa Covid-19 di berbagai negara.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top