Omnibus Law Buka Jalan Bagi Pemulihan Ekonomi di 2021
Selasa, 08 Desember 2020 - 21:51 WIB
loading...
Ilustrasi/Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT BNP Paribas Asset Management (BNP Paribas AM) meluncurkan market outlook untuk tahun 2021 yaitu tahun untuk The Great Instability.
Ada berbagai faktor-faktor gangguan seperti pandemi Covid-19 yang berlangsung sepanjang tahun 2020, politik, ekonomi, perubahan iklim, dan faktor sosial. Semua terjadi secara bersamaan dan menciptakan ketidakpastian, yang berdampak terhadap pasar keuangan sekaligus peluang investasi bagi investor.
Presiden Direktur PT BNP Paribas AM Priyo Santoso menjelaskan, investasi dan inovasi butuh komitmen dan analisa menyeluruh atas dinamika pasar.
“Kami selalu menjunjung tinggi penelaahan menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi. Karena solusi investasi yang berkelanjutan dalam jangka panjang dapat membantu investor mendapatkan manfaat dari lanskap investasi pada kondisi yang terus berubah,” ujar Priyo di Jakarta, Selasa (8/12/2020).
Menurut dia dampak pandemi Covid-19 menunjukkan kondisi pasar dan ekonomi yang paling rentan sejak krisis keuangan global tahun 2008 lalu. Namun peluang investasi masih tersedia meskipun terjadi pergerakan yang sangat fluktuatif di pasar.
Baca Juga : Kiai Ma'ruf Ungkap Manfaat Omnibus Law di Sektor Properti
“Perkembangan vaksin Covid-19 belakangan menjadi berita yang cukup menggembirakan bagi pasar dan berpotensi menjadi ‘game changer’ untuk pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia," terangnya.
Ada berbagai faktor-faktor gangguan seperti pandemi Covid-19 yang berlangsung sepanjang tahun 2020, politik, ekonomi, perubahan iklim, dan faktor sosial. Semua terjadi secara bersamaan dan menciptakan ketidakpastian, yang berdampak terhadap pasar keuangan sekaligus peluang investasi bagi investor.
Presiden Direktur PT BNP Paribas AM Priyo Santoso menjelaskan, investasi dan inovasi butuh komitmen dan analisa menyeluruh atas dinamika pasar.
“Kami selalu menjunjung tinggi penelaahan menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi. Karena solusi investasi yang berkelanjutan dalam jangka panjang dapat membantu investor mendapatkan manfaat dari lanskap investasi pada kondisi yang terus berubah,” ujar Priyo di Jakarta, Selasa (8/12/2020).
Menurut dia dampak pandemi Covid-19 menunjukkan kondisi pasar dan ekonomi yang paling rentan sejak krisis keuangan global tahun 2008 lalu. Namun peluang investasi masih tersedia meskipun terjadi pergerakan yang sangat fluktuatif di pasar.
Baca Juga : Kiai Ma'ruf Ungkap Manfaat Omnibus Law di Sektor Properti
“Perkembangan vaksin Covid-19 belakangan menjadi berita yang cukup menggembirakan bagi pasar dan berpotensi menjadi ‘game changer’ untuk pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia," terangnya.
Lihat Juga :