Asosiasi Industri Besi dan Baja Minta Safeguard Diterapkan

Jum'at, 29 Januari 2021 - 15:46 WIB
loading...
Asosiasi Industri Besi...
Industri baja nasional meminta agar diterapkan safeguards di industri ini untuk menghentikan serbuan baja impor. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA) Silmy Karim mengatakan bahwa safeguard di industri baja perlu dilakukan. Sebab, jika tidak dilindungi maka industri baja nasional akan kalah bersaingan dan berimbas pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di industri ini.

Baca Juga: Bos Krakatau Steel: Industri Baja Nasional Diperlakukan Tidak Adil

Safeguard merupakan upaya melindungi produk lokal dari serbuan impor produk serupa yang dinilai mengancam kelangsungan industri dalam negeri.

"Safeguard satu hal yang penting, apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini, konsekuensi PHK jelas," tegasnya dalam Market Review IDX Channel, Jumat (29/1/2021).

Silmy menjelaskan, dengan adanya safeguard maka akan menciptakan iklim yang baik bagi industri baja nasional. Dengan begitu, produk baja dalam negeri dapat bersaing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Buru 40 Perusahaan...
Purbaya Buru 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Ada dari China hingga Indonesia
Banjir Baja Impor Bikin...
Banjir Baja Impor Bikin Pengusaha Konstruksi Resah, Purbaya Sentil Bea Cukai
Banjir Baja Impor, Pengusaha...
Banjir Baja Impor, Pengusaha Minta Lahirkan Konglomerasi Baru Dorong Investasi
Seruan 5 Langkah Melindungi...
Seruan 5 Langkah Melindungi Industri Nasional dari Serbuan Baja Impor
Baja Impor China Ancaman...
Baja Impor China Ancaman bagi Industri Domestik, Repositioning Tata Niaga Jadi Keharusan
Kadin: Perlu Keberpihakan...
Kadin: Perlu Keberpihakan Pemerintah Agar Industri Baja Tak Mati Digerus Produk Impor
Hyundai Bangun Pabrik...
Hyundai Bangun Pabrik Baja Rp320 Triliun di Amerika Agar Tetap Cuan Jualan Mobil
Kejagung Tahan Tersangka...
Kejagung Tahan Tersangka Baru Kasus Korupsi Impor Baja
Kejagung Tahan ASN Kemendag...
Kejagung Tahan ASN Kemendag Terkait Kasus Impor Besi dan Baja
Rekomendasi
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved