Proses Alih Kelola Berjalan Lancar, PHR Harus All Out Jaga Produksi Blok Rokan
Selasa, 13 Juli 2021 - 14:03 WIB
loading...
Lancarnya proses alih kelola Blok Rokan dari CPI ke PHR diharapkan diikuti dengan terjaganya produksi minyak dari blok tersebut. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Proses transisi alih kelola Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) , anak usaha PT Pertamina Hulu Energi, pada 8 Agustus 2021 terbilang lancar. Meski, masih ada beberapa proses yang memerlukan diskusi lebih lanjut.
Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan, kondusifnya proses tersebut diyakini akan membuat estafet pengelolaan Blok Rokan berjalan baik. "Harapannya proses yang lancar tersebut berdampak terhadap lancarnya juga proses produksi Blok Rokan pasca diambil alih," ujar Komaidi Notonegoro dalam keterangan tertulis, Selasa (13/7/201).
Komaidi mengatakan, proses produksi pasca pengambilalihan oleh PHR semestinya akan berjalan lancar mengingat hampir tidak ada perubahan infrastruktur selain manajemen. "Karyawan dan fasilitas produksi pun masih relatif sama dengan sebelumnya," katanya.
Baca Juga: PLN Resmi Ambil Alih Pasokan Listrik Blok Rokan, Menteri ESDM Minta 'No Byarpet'
Diketahui, dalam proses alih kelola Blok Rokan dari CPI, PHR menyiapkan sembilan program transisi, yaitu bidang transisi pemboran, kontrak barang dan jasa, human capital, SOP, perizinan dan environment, serta IT dan petroteknikal. Kemudian, data transfer, pembangkit listrik, chemical & EOR, dan pasokan gas.
Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan, kondusifnya proses tersebut diyakini akan membuat estafet pengelolaan Blok Rokan berjalan baik. "Harapannya proses yang lancar tersebut berdampak terhadap lancarnya juga proses produksi Blok Rokan pasca diambil alih," ujar Komaidi Notonegoro dalam keterangan tertulis, Selasa (13/7/201).
Komaidi mengatakan, proses produksi pasca pengambilalihan oleh PHR semestinya akan berjalan lancar mengingat hampir tidak ada perubahan infrastruktur selain manajemen. "Karyawan dan fasilitas produksi pun masih relatif sama dengan sebelumnya," katanya.
Baca Juga: PLN Resmi Ambil Alih Pasokan Listrik Blok Rokan, Menteri ESDM Minta 'No Byarpet'
Diketahui, dalam proses alih kelola Blok Rokan dari CPI, PHR menyiapkan sembilan program transisi, yaitu bidang transisi pemboran, kontrak barang dan jasa, human capital, SOP, perizinan dan environment, serta IT dan petroteknikal. Kemudian, data transfer, pembangkit listrik, chemical & EOR, dan pasokan gas.
Lihat Juga :