China Ambil Tindakan Keras pada Sektor Bisnis

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 06:09 WIB
loading...
China Ambil Tindakan...
Pemerintah China telah meluncurkan rencana lima tahun ke depan yang menguraikan regulasi lebih ketat, dimana sebagian besar menyasar sektor ekonominya. Foto/Dok
A A A
BEIJING - Pemerintah China telah meluncurkan rencana lima tahun ke depan yang menguraikan regulasi lebih ketat, dimana sebagian besar menyasar sektor ekonomi nya. Aturan yang dirilis ini meliputi beberapa bidang, termasuk keamanan nasional, teknologi dan praktik monopoli dalam berbisnis.

Seperti dikutip dari BBC, rencana ini datang setelah Beijing mulai menargetkan industri teknologi dan pendidikan terkait pengetatan. Dokumen tersebut merujuk pernyataan Chairman Mao saat China merayakan 100 tahun Partai Komunis di negara dengan ekonomi terbesar kedua dunia itu.

Baca Juga: Google Digugat 37 Negara Bagian AS, Dinilai Lakukan Monopoli

Dikabarkan ada 10 poin yang bakal diterapkan hingga akhir 2025, namun perilisannya terlambat pada hari Rabu oleh Dewan Negara China dan Komite Pusat Partai Komunis. Dikatakan juga Undang-undang (UU) bakal diperkuat pada sektor-sektor penting seperti sains dan inovasi teknologi, budaya serta pendidikan.

Rencana itu juga sebagai bagian dari upaya pemerintah China mengatasi monopoli dan "aturan hukum terkait asing". Peraturan yang berkaitan dengan ekonomi digital China, termasuk keuangan digital, artificial intelligence atau kecerdasan buatan, big data, cloud computing dan lain sebagainya juga akan ditinjau.

Pengumuman ini menimbulkan kekhawatiran baru bahwa tindakan keras Beijing terhadap perusahaan teknologi dan pendidikan swasta, bakal terus meluas dalam tahun-tahun mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Merasakan Liburan yang...
Merasakan Liburan yang Berkesan dengan Menjelajahi Beijing dan Shanghai
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Rekomendasi
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Berita Terkini
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved