Skandal BLBI Mencuat Lagi, Ini Profil Tommy Soeharto
Kamis, 26 Agustus 2021 - 12:40 WIB
loading...
Tommy Soeharto. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Nama Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto kembali diperbincangkan. Hal ini menyusul surat panggilan dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap putra bungsu presiden RI ke-2, Soeharto.
Pemanggilan Tommy terkait tunggakan utang ke negara yang mencapai Rp2,6 triliun. Lantas, seperti apa sepak terjang Tommy Soeharto selama ini? Litbang MNC Portal Indonesia (MPI) pun menelusuri rekam jejak dan profilnya.
Tommy lahir pada 15 Juli 1962. Nama tengahnya, “Mandala”, diambil dari nama operasi militer Indonesia, Komando Mandala Pembebasan Irian Barat. Dalam autobiografinya, Soeharto menulis bahwa nama tengah Tommy merupakan pengingat operasi Mandala saat mengusir Belanda dari wilayah Nugini Belanda (Papua Barat).
Baca juga: Kasus BLBI, Pemanggilan Tommy Soeharto Jadi Sinyal Bagi Debitur Lain
Tommy tercatat pernah masuk ke Akademi Penerbangan Sipil. Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan di salah satu universitas di Amerika Serikat. Namun, Tommy kembali ke Indonesia sebelum menyelesaikan pendidikannya tersebut.
Karier Tommy Soeharto di dunia bisnis dimulai sejak dia berusia 22 tahun. Saat itu dia mendirikan sebuah perusahaan yang diberi nama Humpuss Group. Tak lama setelah didirikan, perusahaan tersebut tercatat telah memiliki 20 anak perusahaan.
Pada tahun 1985, Tommy membeli 65% saham Perta Oil Marketing yang merupakan anak perusahaan Pertamina. Kemudian, tahun 1989 Tommy dan rekan bisnisnya membeli PT Sempati Air Transport yang bangkrut pada 1998.
Pemanggilan Tommy terkait tunggakan utang ke negara yang mencapai Rp2,6 triliun. Lantas, seperti apa sepak terjang Tommy Soeharto selama ini? Litbang MNC Portal Indonesia (MPI) pun menelusuri rekam jejak dan profilnya.
Tommy lahir pada 15 Juli 1962. Nama tengahnya, “Mandala”, diambil dari nama operasi militer Indonesia, Komando Mandala Pembebasan Irian Barat. Dalam autobiografinya, Soeharto menulis bahwa nama tengah Tommy merupakan pengingat operasi Mandala saat mengusir Belanda dari wilayah Nugini Belanda (Papua Barat).
Baca juga: Kasus BLBI, Pemanggilan Tommy Soeharto Jadi Sinyal Bagi Debitur Lain
Tommy tercatat pernah masuk ke Akademi Penerbangan Sipil. Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan di salah satu universitas di Amerika Serikat. Namun, Tommy kembali ke Indonesia sebelum menyelesaikan pendidikannya tersebut.
Karier Tommy Soeharto di dunia bisnis dimulai sejak dia berusia 22 tahun. Saat itu dia mendirikan sebuah perusahaan yang diberi nama Humpuss Group. Tak lama setelah didirikan, perusahaan tersebut tercatat telah memiliki 20 anak perusahaan.
Pada tahun 1985, Tommy membeli 65% saham Perta Oil Marketing yang merupakan anak perusahaan Pertamina. Kemudian, tahun 1989 Tommy dan rekan bisnisnya membeli PT Sempati Air Transport yang bangkrut pada 1998.
Lihat Juga :