Heran Harga Bisa Langsung Turun, YLKI Minta Struktur Biaya Tes PCR Dibuka

Selasa, 26 Oktober 2021 - 15:34 WIB
loading...
Heran Harga Bisa Langsung...
YLKI meminta pemerintah membuka struktur biaya tes PCR agar dapat diketahui publik. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia ( YLKI ) meminta pemerintah membuka struktur biaya tes PCR . Pasalnya, harga tes ini dinilai masih tinggi sehingga menjadi kendala bagi masyarakat, khususnya yang ingin menggunakan transportasi udara.

Ketua YLKI Tulus Abadi menilai keputusan presiden yang meminta harga tes PCR diturunkan menjadi Rp300 ribu dan berlaku untuk 3x24 jam patut di apresiasi. Diketahui, awalnya harga tes PCR berada di kisaran Rp900 ribu hingga lebih dari Rp1 juta.

Baca Juga: Tes PCR Turun jadi Rp300 Ribu, Pengamat: Banyak Oknum yang Mengakali

Namun, setelah presiden menginstruksikan agar harganya diturunkan, biaya tes PCR kini berada di kisaran Rp400 sampai Rp500 ribu. Namun, hal itu juga menimbulkan pertanyaan bagi YLKI. Harga tes PCR yang bisa ditekan setelah diinstruksikan Presiden, kata Tulus, menimbulkan pertanyaan besar mengenai berapa sebenarnya harga tes PCR sesungguhnya. Untuk itu, kata dia, pemerintah perlu membuka struktur biaya tes PCR.

"Pemerintah belum transparan terkait harga tes PCR tersebut, berapa sesungguhnya struktur biaya PCR, dan berapa persen margin profit yang diperoleh oleh pihak provider? Ini masih tanda tanya besar," ujar Tulus, dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (26/10/2021).

Tulus menegaskan, peran pemerintah seharusnya tidak sebatas meminta menurunkan harga tes PCR. Namun, pemerintah perlu melakukan pengawasan terhadap kepatuhan perintah tersebut.

"Setelah Presiden memerintahkan untuk diturunkan harganya, maka pemerintah harus melakukan pengawasan terhadap kepatuhan atas perintahnya. Sebab saat ini banyak sekali provider yang menetapkan harga PCR di atas harga HET yg ditetapkan pemerintah, dengan alasan 'PCR Ekspress' dengan tarif bervariasi, mulai dari Rp650 ribu, Rp750 ribu, Rp900 ribu, hingga Rp1,5 juta dan seterusnya," sambung Tulus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
YLKI Beri Jempol! Satgas...
YLKI Beri Jempol! Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina Jaga Pasokan BBM dan LPG
Ada Diskon Listrik 50%...
Ada Diskon Listrik 50% Tahun Depan, YLKI: Pasti Daya Beli Bakal Meningkat
Jangan Buru-buru Viralkan...
Jangan Buru-buru Viralkan Keluhan di Medsos, Konsumen Bisa Lakukan Ini
Berkaitan dengan PAD,...
Berkaitan dengan PAD, Parkir Pinggir Jalan Harus Dikelola Pemda
Harga BBM Non Subsidi...
Harga BBM Non Subsidi Naik Turun, YLKI: Kewenangan Badan Usaha
Tolak Tarif Dinamis...
Tolak Tarif Dinamis LRT Jabodebek, YLKI: Mana Ada Angkutan Massal Headwaynya 1 Jam
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
YLKI: Pencabutan Subsidi...
YLKI: Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Berpotensi Rugikan Konsumen
YLKI: Aplikasi PLN Mobile...
YLKI: Aplikasi PLN Mobile Bangun Transparansi dan Akuntabilitas Pelayanan Publik
Rekomendasi
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Ungkap Strategi Cegahan...
Ungkap Strategi Cegahan Korupsi di Daerah, Mendagri Tito: Kuncinya Penguatan Sistem dan Integritas
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved