Pengakuan Jujur Raja Juli Antoni Soal Tugas Wamen ATR/BPN

Rabu, 15 Juni 2022 - 21:58 WIB
loading...
Pengakuan Jujur Raja Juli Antoni Soal Tugas Wamen ATR/BPN
Dilantik jadi Wamen ATR/BPN, Raja Juli Antoni mengaku butuh bimbingan untuk menyelesaikan pekerjaannya. Foto/IqbalDwiPurnama/MPI
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengganti kepemimpinan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ( ATR/BPN ) dengan melantik Hadi Tjahjanto sebagai Menteri ATR/BPN, dan Kader PSI, Raja Juli Antoni , sebagi wakil menteri.

Baca juga: Profil Raja Juli Antoni, Politikus Muda Jebolan Inggris Jadi Wakil Menteri ATR

Raja Juli Antoni mengaku penunjukan dirinya sebagai wakil menteri merupakan sebuah amanah yang tidak mudah. Raja Juli pun meminta bimbingan untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai Wamen ATR/BPN.

"Ini adalah amanah yang tidak mudah dan tidak gampang, saya harus mengakui ini bukan bidang yang selama ini saya geluti," ujar Raja Juli pada sambutannya usai melakukan sertijab, Rabu (15/6/2022).

Raja Juli mengakui tidak memiliki pengalaman secara langsung dalam mengurus atau menyelesaikan masalah pertanahan. Terlebih yang bakal menjadi pekerjaannya adalah mengurus masalah tanah masyarakat Indonesia.

"Tapi terus terang saya tidak mempunyai pengalaman konkret beneran untuk menyelesaikan masalah pertanahan. Jadi mohon dengan kerendahan hati, tentu dengan bimbingan Pak Menteri, saya tolong diajarkan, mohon dibimbing untuk sesegera mungkin beradaptasi," sambungnya.

Raja Juli juga mengaku waktu yang diberikan Presiden tidak lama. Hal tersebut yang menjadi alasan Wamen untuk dibantu untuk segera beradaptasi dengan pekerjaannya yang baru.

Baca juga: 3 Penyebab Luka Diabetes Susah Sembuh

"Karena Pak Presiden juga dengan jelas mengatakan bahwa kita tidak memiliki waktu yang tidak lama lagi. Oleh karena itu kita butuh kecepatan, namun tentu dengan bimbingan dan masukan dari senior semua pegawai di ATR/BPN," lanjut Raja Juli.

(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1843 seconds (11.252#12.26)