Desak Penghapusan DMO dan DPO, Petani Sawit: Saatnya Mendag Dobrak Regulasi
Selasa, 02 Agustus 2022 - 11:01 WIB
loading...
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) mendesak Mendag Zulhas untuk segera melakukan penghapusan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) minyak sawit/CPO. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Gulat Manurung mendesak Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan ( Mendag Zulhas ) untuk segera melakukan penghapusan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) minyak sawit/CPO.
Baca Juga: Pajak Ekspor Kembali Normal, Petani Sawit Pede Harga TBS Melesat Rp2.000/kg
Kata Gulat, hal itu didasarkan, stok minyak goreng di pasaran saat ini sudah sangat cukup dan dari segi harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi). Sehingga kebijakan tersebut tidak lagi relevan malah menjadi beban bagi TBS petani .
“Pak Mendag jangan terlampau mendengar pendapat-pendapat yang tidak memahami tentang sawit hulu-hilir. Ini saatnya Pak Mendag mendobrak regulasi yang tidak perlu," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (2/8/2022).
Lebih lanjut Gulat menuturkan, kebijakan DMO dan DPO merupakan salah satu penyebab hancurnya harga TBS petani. Sehingga menurutnya Mendag tak perlu ragu dan berpikir lebih lama perihal penghapusan DMO dan DPO ini.
Baca Juga: Pajak Ekspor Kembali Normal, Petani Sawit Pede Harga TBS Melesat Rp2.000/kg
Kata Gulat, hal itu didasarkan, stok minyak goreng di pasaran saat ini sudah sangat cukup dan dari segi harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi). Sehingga kebijakan tersebut tidak lagi relevan malah menjadi beban bagi TBS petani .
“Pak Mendag jangan terlampau mendengar pendapat-pendapat yang tidak memahami tentang sawit hulu-hilir. Ini saatnya Pak Mendag mendobrak regulasi yang tidak perlu," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (2/8/2022).
Lebih lanjut Gulat menuturkan, kebijakan DMO dan DPO merupakan salah satu penyebab hancurnya harga TBS petani. Sehingga menurutnya Mendag tak perlu ragu dan berpikir lebih lama perihal penghapusan DMO dan DPO ini.
Lihat Juga :