BP2MI Lepas Ribuan Calon Pekerja Migran ke Korsel, Taiwan, dan Malaysia
Senin, 12 September 2022 - 19:05 WIB
loading...
Pelepasan dan pembekalan bagi 2.680 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan, Taiwan, dan Malaysia di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Senin (12/9/2022).
A
A
A
JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI ) melepas dan memberikan pembekalan bagi 2.680 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan, Taiwan, dan Malaysia. Acara pelepasan dan pembekalan tersebut dilaksanakan di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Senin (12/9/2022).
Sebanyak 1.711 CPMI Korea Selatan mengikuti pembekalan atau Preliminary Education, sebanyak 530 PMI dilepas ke Korea Selatan, 313 PMI ke Taiwan, serta 126 PMI diberangkatkan ke Malaysia.
Acara dihadiri Staf Khusus Wakil Presiden RI Arif Rahman, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, serta Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Saidah Sakwan dan Rizaludin.
(Baca juga:BP2MI Bongkar Upaya Pengiriman Pekerja Migran Ilegal)
Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan bahwa negara hadir melayani anak bangsa, dalam hal ini para pekerja migran yang bekerja di luar negeri. “Kita terus memperbaiki sistem, berbagai regulasi juga dibenahi, termasuk fasilitas layanan untuk pahlawan devisa. Ini sebagai bentuk hadirnya negara,” kata Benny dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/9/2022).
Sebanyak 1.711 CPMI Korea Selatan mengikuti pembekalan atau Preliminary Education, sebanyak 530 PMI dilepas ke Korea Selatan, 313 PMI ke Taiwan, serta 126 PMI diberangkatkan ke Malaysia.
Acara dihadiri Staf Khusus Wakil Presiden RI Arif Rahman, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, serta Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Saidah Sakwan dan Rizaludin.
(Baca juga:BP2MI Bongkar Upaya Pengiriman Pekerja Migran Ilegal)
Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan bahwa negara hadir melayani anak bangsa, dalam hal ini para pekerja migran yang bekerja di luar negeri. “Kita terus memperbaiki sistem, berbagai regulasi juga dibenahi, termasuk fasilitas layanan untuk pahlawan devisa. Ini sebagai bentuk hadirnya negara,” kata Benny dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/9/2022).
Lihat Juga :