alexa snippet

USD Melemah Tipis, Rupiah Sore Ini Bertahan di Zona Positif

USD Melemah Tipis, Rupiah Sore Ini Bertahan di Zona Positif
Nilai tukar rupiah terhadap USD pada perdagangan hari ini ditutup semakin menguat, setelah tadi pagi dibuka juga berada di zona hijau. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup semakin menguat, setelah tadi pagi dibuka juga berada di zona hijau. Penguatan mata uang Garuda tersebut di tengah melemahnya USD terhadap beberapa mata uang lainnya meski tidak terlalu dalam.

Berdasarkan data Bloomberg sore ini, rupiah ditutup di level Rp13.008/USD atau jauh membaik dibanding penutupan kemrin yang berada di level Rp13.025/USD dengan kisaran harian Rp12.988-Rp13.041/USD.

Data Yahoo Finance, menunjukkan rupiah semmakin menguat ke level Rp13.005/USD dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.009/USD dengan kisaran harian Rp12.971-Rp13.030/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah berakhir di posisi Rp13.007/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi kemarin di level Rp13.045/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.007/USD. Posisi ini tercatat membaik dari posisi kemarin di level Rp13.044/USD.

Sementara dilansir Reuters, Rabu (19/10/2016), Indeks USD pada hari ini melemah tipis, karena imbal hasil Treasury yang lebih rendah setelah harga konsumen AS memengaruhi inflasi cukup moderat, mendorong investor untuk memangkas taruhan pada kenaikan suku bunga tahun ini.

Indeks USD turun tipis 0,1% ke level 97,809 di bawah posisi tertinggi dalam tujuh bulan yang terjadi pada Senin kemarin di posisi 98,169. Terhadap yen, USD turun 0,3% ke level 103,55, dan euro terhadap USD juga tercatat menguat ke level 1,0985.

USD berjuang untuk mendapatkan traksi setelah data inflasi AS hari ini. Di mana data CPI inti untuk biaya makanan dan energi naik 0,1% pada bulan lalu setelah naik 0,3% pada Agustus, memperlambat kenaikan tahun-ke-tahun di CPI inti untuk 2,2% menyusul kenaikan 2,3% pada Agustus.



(izz)
dibaca 2.505x
loading gif
Top