Ekonomi China Terus Memburuk, Pengusaha Properti Minta Perlindungan ke AS

Selasa, 22 Agustus 2023 - 11:21 WIB
loading...
Ekonomi China Terus...
Bank sentral China memangkas salah satu suku bunga pinjaman utama akan tetapi membiarkan suku bunga lain tidak berubah. FOTO/Business Insider
A A A
JAKARTA - Ekonomi China terus memburuk seiring dirilisnya laporan pendapatan fiskal dan pemangkasan suku bunga oleh People's Bank of China (PBoC). Bank sentral China memangkas salah satu suku bunga pinjaman utama akan tetapi membiarkan suku bunga lain tidak berubah.

Langkah tersebut mengejutkan para ekonom yang mengharapkan tindakan lebih tegas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah kekhawatiran meluas terkait arah pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: China Panggil Bos-bos Perbankan, Khawatir Ekonomi Terus Memburuk

Ekonomi terbesar kedua di dunia ini berada di tengah-tengah perlambatan, dan telah tergelincir ke dalam deflasi dengan harga-harga yang turun dari tahun ke tahun karena melambatnya belanja domestik membebani pemulihan ekonomi negara ini.

Industri properti China juga mengalami krisis akibat perlambatan ekonomi yang membuat para pengembang mengalami kerugian besar. Evergrande Group, yang pernah menjadi pengembang properti terkemuka di China mengajukan perlindungan kebangkrutan di Amerika Serikat (AS) karena mencoba merestrukturisasi utang yang sangat besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Rekomendasi
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved