RI Gandeng UNICEF dan Genjot Kerja Sama demi Vaksin Covid-19 Murah
Rabu, 16 September 2020 - 11:38 WIB
loading...
Pemerintah terus mengupayakan ketersediaan vaksin Covid-19 dengan harga terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick Thohir terus mendorong kerja sama multilateral dalam pengadaan vaksin Covid-19 . Hal itu dilakukan melalui berbagai kerja sama dengan lembaga kesehatan dunia.
Langkah kerja sama juga dilakukan pemerintah melalui opsi bantuan finansial dari mekanisme Official Development Assistance (ODA) yang diharapkan dapat membuat harga vaksin menjadi lebih murah.
"Yang pasti, dengan bantuan financial ODA diharapkan harga vaksin akan lebih murah dibanding mekanisme yang lain," kata Retno di Jakarta, Rabu (16/9/2020).
(Baca Juga: Minta Tambahan 20 Juta Vaksin Corona, Luhut Lobi Menteri Arab)
Sejak awal, Indonesia gencar melakukan diskusi pengadaan vaksin dengan negara-negara lain. Pemerintah terus berkomunikasi dengan Covac Facilities, yang merupakan aliansi pengembangan vaksin yang dipimpin Gavi, Koalisi untuk Kesiapan Inovasi Epidemi (CEPI), dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memastikan ketersediaan vaksin dan harga yang bakal ditetapkan nantinya.
Langkah kerja sama juga dilakukan pemerintah melalui opsi bantuan finansial dari mekanisme Official Development Assistance (ODA) yang diharapkan dapat membuat harga vaksin menjadi lebih murah.
"Yang pasti, dengan bantuan financial ODA diharapkan harga vaksin akan lebih murah dibanding mekanisme yang lain," kata Retno di Jakarta, Rabu (16/9/2020).
(Baca Juga: Minta Tambahan 20 Juta Vaksin Corona, Luhut Lobi Menteri Arab)
Sejak awal, Indonesia gencar melakukan diskusi pengadaan vaksin dengan negara-negara lain. Pemerintah terus berkomunikasi dengan Covac Facilities, yang merupakan aliansi pengembangan vaksin yang dipimpin Gavi, Koalisi untuk Kesiapan Inovasi Epidemi (CEPI), dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memastikan ketersediaan vaksin dan harga yang bakal ditetapkan nantinya.
Lihat Juga :