Serapan BLT Dana Desa Lampaui Rp20 Triliun per 9 Desember

Kamis, 10 Desember 2020 - 16:09 WIB
loading...
Serapan BLT Dana Desa Lampaui Rp20 Triliun per 9 Desember
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mencatat serapan anggaran desa hingga 9 Desember 2020 mencapai Rp45,618 triliun dari pagu anggaran tahun 2020 sebesar Rp71,190 triliun.

Adapun realisasi dari anggaran tersebut dialokasikan bagi empat program utama kementerian. Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar memberikan, realisasi anggaran keempat program prioritas tersebut, serapan anggaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tercatat paling tinggi yakni mencapai Rp20,020 triliun.

(Baca juga: BLT UMKM Mau Cair, Yuk Cek Nama Kita di Website Resmi )

Lalu disusul oleh program Padat Karya Tunai Desa senilai Rp14,360 triliun, pembangunan infrastruktur lainnya Rp8,067 triliun. Sementara realisasi anggaran Desa Tanggap Covid-19 mencapai Rp3,170 triliun.

"Realisasi anggaran Desa Tanggap Covid-19 mencapai Rp3,170 triliun, Padat Karya Tunai Desa senilai Rp14,360 triliun, serapan dana pembangunan infrastruktur lainnya Rp8,067 triliun. Sementara dana desa untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp20,020 triliun," ujar Abdul Halim dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Kamis (10/12/2029).

(Baca juga: Wapres Ungkap Dana Desa Salah Satu Cara Cegah Daerah yang Ingin Otonom )

Adapun sisa dana Desa saat ini senilai Rp25,572 triliun. Kemendes pun optimis bahwa sisa anggaran akan direalisasikan pada Desember tahun ini. Di mana, anggaran akan dialokasikan untuk BLT Dana Desa sebesar Rp8,441 triliun dan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) senilai Rp17,129 triliun.

"Total dana Desa dapat segera dibelanjakan hingga akhir Desember 2020 untuk PKTD Rp17,129 triliun atau minimal 55 persen, sisa dana desa digunakan untuk upah PKTD sebesar Rp9,421 triliun dengan jumlah HOK (Hari Orang Kerja) 94.214.913 HOK orang. 1 orang bekerja 16 hari sehingga PKTD menyerap 5,8 juta pekerja pelaksanaan," kata dia.
(ind)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1368 seconds (10.177#12.26)