Soal Vaksinasi, Erick Thohir: Apakah Kita Happy dengan Situasi Ini?
Minggu, 18 April 2021 - 23:59 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap, pemerintah akan terus melakukan pengetatan pergerakan massa. Salah satunya dengan membatasi intensitas liburan warga.
Dia mengakui, kebijakan tersebut memang tidak mengenakan. Meski begitu, langkah itu untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19 dalam negeri.
( Baca juga:Ekonom Indef Sebut 'Lebay' Proyeksi Pertumbuhan yang Disampaikan Erick Thohir )
"Yang kurang mengenakan dari kebijakan pemerintah, ya liburan. Sekarang liburan terus dikurangi. Dan ini tidak lain untuk mengurangi perputaran masyarakat untuk bergerak," ujar Erick, Minggu (18/4/2021).
Upaya pembatasan massa yang dilakukan pemerintah memang dibarengi oleh proses vaksinasi nasional. Saat ini, total dosis vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan mencapai 16.526.130.
Dia mengakui, kebijakan tersebut memang tidak mengenakan. Meski begitu, langkah itu untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19 dalam negeri.
( Baca juga:Ekonom Indef Sebut 'Lebay' Proyeksi Pertumbuhan yang Disampaikan Erick Thohir )
"Yang kurang mengenakan dari kebijakan pemerintah, ya liburan. Sekarang liburan terus dikurangi. Dan ini tidak lain untuk mengurangi perputaran masyarakat untuk bergerak," ujar Erick, Minggu (18/4/2021).
Upaya pembatasan massa yang dilakukan pemerintah memang dibarengi oleh proses vaksinasi nasional. Saat ini, total dosis vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan mencapai 16.526.130.
Lihat Juga :