Hadir di Aceh, Pabrik Ini Ubah Batu Bara Jadi 600.000 Ton Metanol/Tahun
Senin, 18 Oktober 2021 - 23:38 WIB
loading...
Pabrik coal to methanol rencananya akan didirikan di Meulaboh, Aceh dengan lokasi yang berada di mulut tambang pemasok batubara. Dengan nilai investasi sebesar USD560 juta. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung industri pionir coal to methanol sebagai bagian dari hilirisasi batu bara . Kemenperin mengapresiasi perusahaan yang memiliki satu visi untuk menginisiasi proyek gasifikasi batu bara dan mendukung rencana investasi industri pionir.
Investasi proyek gasifikasi batu bara tersebut diprakarsai oleh konsorsium yang terdiri dari PT Powerindo Energi (PT PCE) dari Indonesia dan China National Chemical Engineering Corporation (CNCEC) dari China.
Baca Juga: Menakar Untung Rugi Lonjakan Harga Batu Bara Bagi Indonesia
Pabrik tersebut rencananya akan didirikan di Meulaboh, Aceh dengan lokasi yang berada di mulut tambang pemasok batubara. Dengan nilai investasi sebesar USD560 juta, pabrik ini akan mengolah 1,1 juta ton batubara menjadi 600.000 ton metanol per tahun.
"Proyek ini akan menyerap tenaga kerja sebanyak 600-700 orang. Berdasarkan perencanaan, proyek akan memasuki tahap konstruksi pada pertengahan tahun 2022," ujar Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis, Senin (18/10/2021).
Investasi proyek gasifikasi batu bara tersebut diprakarsai oleh konsorsium yang terdiri dari PT Powerindo Energi (PT PCE) dari Indonesia dan China National Chemical Engineering Corporation (CNCEC) dari China.
Baca Juga: Menakar Untung Rugi Lonjakan Harga Batu Bara Bagi Indonesia
Pabrik tersebut rencananya akan didirikan di Meulaboh, Aceh dengan lokasi yang berada di mulut tambang pemasok batubara. Dengan nilai investasi sebesar USD560 juta, pabrik ini akan mengolah 1,1 juta ton batubara menjadi 600.000 ton metanol per tahun.
"Proyek ini akan menyerap tenaga kerja sebanyak 600-700 orang. Berdasarkan perencanaan, proyek akan memasuki tahap konstruksi pada pertengahan tahun 2022," ujar Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis, Senin (18/10/2021).
Lihat Juga :