Pedagang Pasar: Giliran Disubsidi, Minyak Goreng Curah yang Kosong
Sabtu, 26 Maret 2022 - 16:53 WIB
loading...
Sejumlah pedagang mengeluhkan terjadinya kelangkaan stok minyak goreng curah di pasar, setelah pemerintah memberikan subsidi dengan mematok harga tidak boleh di atas Rp14 ribu per liter. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah pedagang mengeluhkan terjadinya kelangkaan stok minyak goreng curah di pasar. Berdasarkan pantauan MNC Portal di Pasar Jaya Gondangdia, Jakarta Pusat, mayoritas pedagang hanya menjual minyak goreng kemasan berukuran seliter hingga dua liter dengan harga di atas Rp50 ribuan.
"Untuk harga kemasan yang 1 liter Rp26 ribu, untuk yang 2 liter ada yang Rp50 ribu - Rp52 ribu, kalau untuk curah sudah lama barangnya kosong," kata seorang pedagang, Henny (40), Sabtu (26/3/2022).
Baca Juga: Balada Minyak Goreng Curah: Sempat Akan Dilarang, Kini Malah Kembali Dibangkitkan
Henny mengatakan, terdapat satu supplier yang memasok ketersediaan minyak curah di Pasar Jaya Gondangdia, sehingga saat supplier berhenti mengirim curah, seketika minyak goreng curah langka di pasar.
"Itu hilang di semua kios. Kan di pasar ini cuma ada satu supplier, jadi semua gak ada, kecuali mereka (pedagang lain) ngambil di tempat yang lain.
"Untuk harga kemasan yang 1 liter Rp26 ribu, untuk yang 2 liter ada yang Rp50 ribu - Rp52 ribu, kalau untuk curah sudah lama barangnya kosong," kata seorang pedagang, Henny (40), Sabtu (26/3/2022).
Baca Juga: Balada Minyak Goreng Curah: Sempat Akan Dilarang, Kini Malah Kembali Dibangkitkan
Henny mengatakan, terdapat satu supplier yang memasok ketersediaan minyak curah di Pasar Jaya Gondangdia, sehingga saat supplier berhenti mengirim curah, seketika minyak goreng curah langka di pasar.
"Itu hilang di semua kios. Kan di pasar ini cuma ada satu supplier, jadi semua gak ada, kecuali mereka (pedagang lain) ngambil di tempat yang lain.
Lihat Juga :